Politisi PKS Kecam Tindakan Petugas Satpol PP menyerang Fisik Habib Umar

Ir. H. Sigit Sosiantomo
Merespon video penyerangan terhadap ulama di chek point yang tengah viral di masyarakat
Ir. H. Sigit Sosiantomo, Ketua DPP PKS wilayah Jawa timur-Jawa Tengah-Jogya mengecam tindakan petugas lapangan yang yang mau membuka pintu mobil dan menyerang fisik Habib Umar Assegaf, saat di berhentikan di chek point PSBB di  exit tol Satelite, Surabaya.

Sangat menyayangkan insident seperti ini bisa terjadi, di saat upaya memuliakan dan  menghormati tokoh agama dan ulama tengah kita gaungkan. Sigit kembali mengingatkan pentingnya penyelesaian  RUU perlindungan ulama/tokoh agama yang sebelum telah di gagas oleh PKS.






Anggota DPRRI fraksi PKS yang terpilih dari dapil Jatim ini tegas mengatakan bahwa Tindakan ini, tidak menunjukkan penghormatan dan keramahan yang harusnya melekat bagi siapa saja petugas PSBB di lapangan. Apalagi petugas dengan jelas melihat,  Habib Umar Assegaf dengan usia yang sdh sepuh sekaligus juga tokoh dan guru ummat. Jadi, siapapun ya, kita harus memberikan penghormatan yang poporsional ketika bertugas di lapangan, tegas Sigit. 

Sikap polisi yang meminta balik kepada Habib Umar saya kira ini sikap proporsional. Seharusnya setelah polisi mempersilahan balik, petugas satpol PP itu tidak lagi menghalangi mobil beliau untuk mundur dan balik arah.

Sigit juga mengajak kepada petugas di lapangan agar bersikap lebih persuasife dan bijaksana di tengah pandemi seperti ini. Ketidakdisiplinan masyarakat juga di picu dengan sering berubahnya  aturan penanganan covid-19. Kontroversi pulang kampaung dan mudik, pembukaan kembali bandara, terminal, ramainya mall dan tempat-umum lainnya. Akhirnya di lapangan banyak masyarakat banyak yang kebingungan. Suasana dan kondisi psikologis masyarakat ini juga harus betul-betul bisa di pahami oleh petugas di lapangan.
Loading...