]

Nasehat Lembut, Lucu Aa Gym Untuk Para Pemuja ‘Cashing’ Di Masa Pemilu

aa gym

Presenter: Disini Ada Aa Gym, Nah Aa Gym harus setara harus adil Aa, dan termasuk juga tadi pak JK sampaikan nggak boleh kampanye di Masjid, menurut Aa Gimana?

Aa Gym: Yang mana pertanyaannya neh, kesetaraan apa kampanye? Begini mbak, maaf kepada semua orang tua yang hadir disini, jadi kalau kereta api mah tergantung lokomotif, kalau lokomotifnya sadar, bener, insya Allah gerbong akan terbawa dengan baik. Punten yah, ini semua yang hadir disini dan beberapa tokoh-tokoh yang menyimak, itu sebetulnya karena takdir saja jadi lokomotif begini, dan nggak pinter-pinter juga kalau ditakdirkan jadi ma jadi, yang ngaco juga ditakdirkan jadi, jadi, maaf ini jangan ada yang tersinggung, jadi kita gaya begini itu, karena takdir.

Seperti ini maaf, maaf yah, biasanya botol contohnya, kalau botol air minum 5000 cashing, ganti dengan jush 10000, ganti dengan madu Sumbawa 100.000 ganti isinya dengan madu Shidr 1 juta setengah, jadi tergantung isi, nah yang namanya pangkat jabatan kedudukan popularitas itu cuma cashing, nah saya khawatir kita ini lebih sibut dengan cashing daripada isi, akibatnya riuh saja begini, persoalan yang remeh bisa jadi cashing yang bagus untuk cari populeritas dan sebagainya, ini teh ngerti nggak mbaknya...

Tenang, dikit lagi.

Presenter: Mangga... mangga... Aa

Aa Gym: jadi saya teh sangat berharap ini hamba-hamba Allah yang dikasih cashing, pangkat, jabatan, kedudukan, sing sadar pasti mati kita ini, iya kan. Dan pasti dipertanggungjawabkan, ini kita duduk begini teh dihormati, karena Allah nutupin aib kita, benar...

Kalau dibuka, bubar nih pak.... maaf ya... bener... benar tidak ini. Pak Amien jangan lihat saya begitu, pak Amien. Jadi mumpung ada umur, ini yah, siapapun yang dikasih cashing pangkat, jabatan, kedudukan, satu pertanyaannya adalah, saya tuh bagian dari masalah atau bagian dari solusi di negeri ini. Jangan karena gaya oleh cashing, cashing ini jadi sumber masalah. Yang kedua, ingin sekali siapapun yang dikasih cashing eee.... para pemimpin dalam bentuk apapun, saya tuh ngasih contoh apa kemasyarakat yah... karena jangan sampai cashing bagus, tapi isinya comberan. Nanti bisa segala ditabrak dan sebagainya.

Amien Rais: Kok lihat saya?

Aa Gym: Saya juga nggak ngeh... Yang ketiga... sumber enerji pak (sambil menunjuk Amien Rais), yang ketiga, satu apa tadi, saya teh bagian dari, saya juga suka mikir gitu, saya itu solusi atau masalah di negeri ini, walaupun kecil-kecilan gitu, di rumah di tetangga, yang kedua, ini teh saya hidup itu ngasih keteladanan apa? Dan yang ketiga, ini yang sangat penting, ternyata yang paling bermakna dari seseorang itu, waktu diberi cashing adalah perjuangan, pengorbanan yang tulus. Ini ketulusan dan selalu indah yang tulus itu pak, jadi jangan sampai berbuat tuh demi, yang membangun cashing-cashing ini, haruslah udahlah lakukan yang terbaik, mati, mati kita, tapi puas gitu, mati itu sudah mempersembahkan yang terbaik, boleh teman-teman bisa ngejawab sedikit, boleh nggak... Ada orang tidak ada orang Allah ada tidak? (Ada) Orang ngelihat orang tidak lihat Allah lihat tidak? (lihat) Orang muji orang nyaci kalau kita berbuat baik Allah tahu tidak? (tahu) apakah setiap perbuatan ada balasannya? (Ada) Ada balasannya tidak? (iya) Pasti ada balasannya? (iya) mungkinkan ada yang kelupaan dibalas? (tidak) Mungkinkah ada yang ketuker balasannya? (tidak) Mungkinkan ada yang kelewat? (tidak) Mungkinkah ada yang bisa menghalangi? (tidak) Demi Allah lakukan aja yang terbaik dalam hidup ini. Udah pasti ada balasannyalah, kalaupun didunia dicaci nggak papa, di akhirat ketemu balasannya. Itu aja, mbak... Saya mah pengen yang punya cashing teh ikhlas.

Presenter: Aa dikit lagi, dikit lagi, ini tadi Aa soalnya sudah ngomong, banyak yang cashingnya bagus tapi dalamnya comberan...

Aa Gym: Saya mah nggak tahu, nggak berani menilai orang

Presenter: Ada yang berbuat tidak tulus, gimana dong Aa?

Aa Gym: Kayaknya mah harus khusus managemen qolbu. Gini mbak, kita teh kayaknya di kampus-kampus ada yang kurang ilmu hati, pada segala urusan teh tergantung hati. Sedih keluar kesedihan, hati gembira begitu pula, hati jatuh cinta beda, yah. Lihat kupu-kupu maunya ngejar aja, misal yah... Nah sekarang, banyak orang, maaf yah ibu-ibu mbak-mbak, kan lebih sibuk membersihkan wajah daripada membersihkan hati, bener nggak? Lebih sibuk menata penampilan daripada menata hati. Betul? Jadi kita ini sibuk cashing aja hari-hati kita tuh, makanya khawatir bangsa ini nggak dewasa karena bangsa cashing.

Yang mahal teh isinya, itulah. Jadi saya teh pengen sekali, hayuk... Kita teh sing sadar, kita pasti mati. Dan kita pasti dituntut pertanggungjawabannya, ini duduk-duduk gayanya nggak lama, di akhirat mbak yang lama. Bisa dibebek habis kalau ngaco....

Presenter: Menakutkan kalau sudah dibebek habis yah...

Aa Gym: Oh iya di dunia juga kalau waktunya dibuka, dibuka. Nggak bisa ngalangin, kalau Allah mau ngebuka aib kita, nyungsep nih. Saya juga sudah pernah coba dibuka dulu... Tapikan halal. Sah menurut agama, sah menurut negara, benerkan. Jadinya tenang-tenang aja, yang menegangkan itu yang dibukanya aib. Ngejongkeng pak nggak bisa enggak, nah mumpung lagi ditutupin aib, hayuk tararobah hadirin, yang bener ngurus negara teh, udahlah perkara dunia mah nggak akan ketuker, kalau kita serius lurus berikan yang terbaik seperti para pendahulu kita, jujur, tulus dan All Out, Insya Allah ndak akan kemana-mana, kita akan bahagian hidup sebentar, mempersembahkan yang terbaik. Saya mohon maaf.

Presenter: Satu lagi pesan pada yang berlaga di 171 daerah ini Aa

Aa Gym: Oh ya, rileks aja. Tenang, coba baca surat Al Imran ayat 26 bener mbak, itu mah sudah ada takdirnya, jangan serius, seperti itu aja, seperti 17 agustusan, makanya jangan terlalu jor-joran bisa nggak balik modal, sudah biasa-biasa aja.

Jadi kampanye itu amal sholeh, Pilkada itu amal sholeh, perkara yang jadi mah nggak akan ketuker, demi Allah yah, kita dah lihat di Jakarta atau dimana-mana gitulah, maaf ini mah yah, yang eee modalnya besar kalau nggak ada takdirnya nggak jadi, saya nggak nyebut modal kecil pak yah (lihat Anies Baswedan) tapi saya ada yang ngebocorin, modal beliau polling cuman 3% maaf yah, maaf yah, saya cuman bocoran juga, patungannya dikit, tapi kalau udah ditakdirkan jadi mah jadi. Makanya yang paling penting, masa kampanye itu masa amal sholeh, jangan ngebohong, jangan janji palsu, jangan tipu menipu, jangan menjatuhkan orang, rileks aja, dah kalau nggak jadi pasti nggak jadi.

Dan kalau jadi, pasti jadi, tapi jadi amal, dan kalau jadi teh jangan syukuran, karena belum kerjanya yahkan, berapa banyak yang jadi syukuran, ditangkap, ditangkapkan memalukan.

Presenter: Ditangkap lagi sama KPK

Aa Gym: Ini serius hadirin yah, saya itu pak, kalau ceramah di daerah tuh suka enak nggak enak, kalau ada kepala daerah itu pak, udah mesti dipakai kampanye udah itu mesti ditangkap lagi, makanya jadikanlah kampanye ini menjadi amal sholeh. Niatnya lurus caranya benar, jadi memang udah takdirnya nggak jadi yah nggak apa-apa, kita udah melakukan yang terbaik bagi negeri ini, yah kan. Jangan stress, dah stress tidak nolong apa-apa yah.

Presenter: Tapi begini yah Aa, bukan hanya kandidatnya yang harus rileks, kadang pendukungnya lebih panas daripada kandidatnya.

Aa Gym: Oh iya, mendukung juga biasa-biasa aja, yah. Pernah ada yang saking mendukung anggota dewan pak, yang anggota dewannya dapat kursi, dia dapat kursi roda, karena jatuh dari truk. Biasa-biasa ajalah, kita teh udah sering pemilu, bener. Banyak kerjaan lain yang sangat penting, saya sarankan kepada masyarakat, kita harus sangat siap bahwa kita teh bakal berbeda pendapat. Berbeda keinginan, kita harus ingat bahwa beda-beda itu tidak selalu identik dengan musuh yah. Kalau tidak beda musuh, ini musuh semua, bener...

Kita juga prodak dari perbedaan, ibu bapak itu beda, karena Allah menciptakan Adam dan Hawa bukan Adam dan Asep, bener... Eee ini serius hadirin. Jadi kalau lihat ada perbedaan teh rileks yah, rileks, saya kalau beda pendapat dengan keluarga yah rileks, dah memang beda, nah biasanya kita tuh kalau lihat beda tuh suka ada rasa jadi musuh, jadi lawan. Nggak bisa begitu. Dan ini harus didewasakan oleh semua, dikeluarga tuh dari kecil juga, nah tenang menghadapi perbedaan itu yah.

Nah Saya berharap gitu, para kandidat juga punya tanggung-jawab untuk mendewasakan masyarakat. Jangan sampai, sibuk ingin dirinya terpilih, dan kalau terpilih juga belum tentu terbaik, bener... halloow... Ingat sekarang sudah 300, tadi pak JK kurang input, 300 lebih yah, apa yang ketangkap, 2014 itu mbak, yang ketangkap kata wakil KPK saya baca di koran itu 10 Professor, 200 Doctor, jadi ada juga yah yang intelektual yang tergelincir, makanya lebih baik, jadikan ajang kampanye nih ajang mendidik, mendewasakan masyarakat, menang nggak menang udah menanglah. Karena kita udah terlibat didalam mendewasakan masyarakat, bener. Setuju, mbak... Sudah segitu, jangan ditanya lagi, cukup.

Presenter: Terima kasih Aa Gymnastiar, Aa Gym

Berikut videonya:

Loading...