]

Masya Allah, Dihina Tapi Ustad Abdul Somad Malah Mendoakan si Penghina... Sungguh Indah Akhlaq Ulama

ustad abdul somad dan daftar penceramah

Nah ini ceritanya agak panjang sedikit, suatu malam saya makanlah disebuah rumah makan sendirian, saya parkir kendaraan, sayapun makan. Tak berapa lama tiba-tiba datang satu pasukan, minggir, minggir, minggir, minggir, minggir... karena orang besar akan datang. Tiba-tiba saya lihat mobil besar, yang keluar dari mobil itu semuanya orang besar-besar semua. 85 kilo keatas, sayapun minggirlah dari tempat nyaman, enak. Sayapun minggir ketempat tepi-tepi. Saya lihatlah mereka ketawa cekikikan, kikikiki.... kikikikiki

Hati saya dalam hati, yaa Allah, tapi saya tak pernah caci maki mereka, saya tak pernah doakan, Yaa Allah mudah-mudahan tertelan tulang, matilah dia, endak, saya hanya tetap melanjutkan makan dan setelah, tapi hati saya tersentuh karena malam itu saya diusir sedang makan, memangnya saya siapa, kenapa mereka mengusir saya, hari berganti, musim berobah, saya diminta ceramah ke lembaga pemasyarakatan, penjara.

Ustad, bisa tabligh Akbar di penjara? Bisa. Saya pun masuk kedalam kebetulan waktu itu banyak menerima tamu, saya lihat diatas lantai semen kasar tidak pakai penutup, tidak pakai alas, pakai kaos oblong dalam keadaan terhina, orang-orang yang dulu mengejek, melecehkan, menjatuhkan, menyepelehkan, saya lihat lama saya tersentuh. Yaa Allah, ini yang beberapa tahun lalu mengusir sekarang duduk dilantai tidak pakai alas, begitulah Allah menjatuhkan derajat, begitu pula Allah menaikkan derajat, sampai kita pun kasihan.

Begitulah Allah kalau Allah mau, dijatuhkannya tuzhumma tasya, dinaikkannya kau setinggi-tingginya, wa tudhillu man tasya, dijatuhkannya kau serendah-rendahnya, biyadhikal qoir, dia yang punya kuasa. Maka yang hari ini berkuasa, jangan sombong, Fir'aun pernah kepuncak kekuasaan tapi hari ini apa yang terjadi Fir'aun yang dulu menyembelih anak-anak kecil disembelih Fir'aun, hari ini Fir'aun ditertawan anak kecil.

Berikut videonya:

Loading...