]

Ketika Seorang Wanita Cantik Bertanya Tentang Jodoh Kepada Ustad Abdul Somad

ustad abdul somad ditanya wanita cantik

Pertanyaan:

Ustad, usia saya baru 19 tahun (kelihatandari tulisannya, cantik). Dan masih kuliah (Alhamdulillah), tapi ustad hati dan pikiran saya seringkali disibukkan tentang jodoh. La illahaillah. Takut tidak dapatlah, takut lamalah, siapalah, seperti itu. Padahal saya seringkali menyibukan diri membaca quran, berdzikir. Apa itu wajar pak Ustad?

Jawaban:

Nggak wajar. Saya berangkat ke Mesir umur 20. Pulang kuliah, kuliah, kuliah, kuliah, pulang umur 30. Ngajar-ngajar, ngajar, umur 34 baru menikah. Saya itu masuk yang lambat menikah. Lama saya nikah. Kau baru sembilan belas tahun. Oh kalau gitu ustad menganjurkan kami lama nikah. Nikah cepat bagus, menjaga kehormatan. Kalau kamu mau nikah silahkan, ngomong sama orang tua, mak aku mau nikah. Pergi sana, mak. Lempar batu.

Saya baru pulang Mesir, kemarin beberapa bulan yang lalu, dialoq sama adek-adek kelas. Ustad Somad, kami kalau mau nikah sambil kuliah boleh nggak? Yah Boleh, saya bilang. Gimana pak Ustad makan kami. Ente dapat kiriman dari orang tua kan? Dapat. Dari perempuan yang sama-sama dapat kiriman, gabungkan APBD. Tentu dengan perjanjian syarat dan ketentuan berlaku. Adinda, aku ingin menikahimu tapi engkau tahu sendiri aku masih mahasiswa, mungkin kita makan sehari aja. Apaka kata dia, nggak apa yank, asal hidup bersamamu. Langsung ambil materai 6000 tanda tangan. Karena kalau nanti nikah dia lupa. Pas giliran makan sekali dia marah, kenapa kita makan sekali. Nih... (Tunjukkan surat materainya). Materai enam ribu, jangan nanti dia minta mobil, minta itu minta ini, nah kalau kau siap susah, tapi kalau kau nggak, maka sibukkanlah dengan puasa sunnah. Memang nafsu syahwat ada, tapi tenaga tak ada. Puasa sunnah, lemas aja. Bro, bro, bro... itu ada cewek cantik, ah gua nggak ngelihat. Mau mati aja....

Berikut videonya:

Loading...